Supply Alkes, Supplier Alkes Terlengkap dengan harga bersaing

Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami di 081321161101 untuk informasi lanjut. email: alkesritel@yahoo.com. website: supplyalkes.blogspot.com.

Supply Alkes, Supplier Alkes Terlengkap dengan harga bersaing

Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami di 081321161101 untuk informasi lanjut. email: alkesritel@yahoo.com. website: supplyalkes.blogspot.com.

Supply Alkes, Supplier Alkes Terlengkap dengan harga bersaing

Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami di 081321161101 untuk informasi lanjut. email: alkesritel@yahoo.com. website: supplyalkes.blogspot.com.

Supply Alkes, Supplier Alkes Terlengkap dengan harga bersaing

Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami di 081321161101 untuk informasi lanjut. email: alkesritel@yahoo.com. website: supplyalkes.blogspot.com.

Supply Alkes, Supplier Alkes Terlengkap dengan harga bersaing

Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami di 081321161101 untuk informasi lanjut. email: alkesritel@yahoo.com. website: supplyalkes.blogspot.com.

Penyedia Alat Kesehatan Terlengkap

Kami penyedia jasa supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, medical, mechanical, elektrical, environmental engineering terlengkap dan terpercaya. Kami melayani penjualan retail dan pemesanan khusus.

Untuk informasi lanjut, hubungi kami di
no telp -,
email: alkesritel@yahoo.com
website: alkesritel.blogspot.com.

Showing posts with label stroke. Show all posts
Showing posts with label stroke. Show all posts

Sunday, May 5, 2013

Cuaca panas dapat memicu penyakit stroke

 Illustration of ischemic stroke. (strokecenter.org)


Kalau cuaca panas di Indonesia tidak secara langung menyebabkan stroke, atau mengakibatkan pemecahan pembuluh darah. Namun, hanya sebagai pemicu pembuluh darah yang sudah menyempit karena dehidrasi menjadi tersumbat,"
Medan (ANTARA News) - Masyarakat diharapkan lebih waspada terhadap cuaca panas yang saat ini melanda Kota Medan dan sekitarnya, karena bukan hanya dapat menyebabkan biang keringat dan infeksi saluran pernapasan, namun juga berisiko menjadi pencetus penyakit stroke.

Dokter spesialis penyakit dalam, dr Umar Zein, di Medan Rabu mengatakan udara panas yang terlalu tinggi, dapat menyebabkan dehidrasi bahkan sampai pingsan dan inilah yang menyebabkan terjadinya heat stroke yang merupakan ancaman serius karena dapat berakibat kematian atau kecacatan fatal.


"Heat stroke ini, biasa terjadi di lingkungan yang suhunya tinggi dan membuat dehidrasi kemudian pingsan. Umumnya, kondisi ini terjadi di daerah panas yang kelembabannya rendah seperti di Saudi Arabia, orang yang berada di sana tidak berkeringat karena keringatnya menguap sehingga dia dehidrasi dan pingsan. Tapi kalau di Indonesia, keringat kita banyak dan membuat kita haus sehinga heat stroke jarang terjadi," katanya.


Namun, katanya, cuaca panas dengan kelembaban tinggi seperti di Indonesia tidak secara langsung menyebabkan stroke, melainkan hanya menjadi pencetus atau pemicu terjadinya stroke.


"Kalau cuaca panas di Indonesia tidak secara langung menyebabkan stroke, atau mengakibatkan pemecahan pembuluh darah. Namun, hanya sebagai pemicu pembuluh darah yang sudah menyempit karena dehidrasi menjadi tersumbat," katanya.


Faktor risiko terjadinya stroke ini, antara lain penderita hipertensi, diabetes, obesitas, dan kadar lemak darah tinggi dan untuk usia yang rentan mengalami penyakit stroke pada umumnya adalah usia dewasa.


Menurut dia, untuk mengatasi hal ini yang dapat dilakukan adalah dengan mengendalikan faktor resiko, misalnya jika diabetes agar diturunkan kadar gulanya, hipertensi harus diturunkan tekanan darahnya, dan jika karena kadar lemak darah juga harus diturunkan kadar kolestrol dengan cara menjaga makanan, diet dan olahraga.(*)




Sumber Antara




Alat Laboratorium Bandung

Tuesday, April 16, 2013

Rajin makan pisang, kurangi keripik cegah stroke

Tekanan darah tinggi merupakan faktor risiko terbesar untuk stroke. Mengubah pola makan menjadi lebih sehat dapat menjaga tekanan darah tetap terkontrol."


Jakarta (ANTARA News) - Rajin makan pisang dan mengurangi keripik dapat mencegah stroke, kata para peneliti seperti dikutip Daily Mail, Jumat.


Potasium (kalium) dapat menurunkan tekanan darah, sementara keripik mengandung banyak garam yang dapat menaikkan tekanan darah. Kombinasi kedua hal itu dapat mencegah serangan stroke.


Sebuah penelitian menemukan orang dengan cukup asupan potasium memiliki risiko stroke 24 persen lebih kecil. Namun, para peneliti sebelumnya menemukan bahwa konsumsi potasium pada orang tua dapat berbahaya karena menyebabkan penurunan fungsi ginjal sehingga tidak dapat menghilangkan sisa-sisa potasium dari darah.


Tetapi hal tersebut dibantah lewat penelitian di situs bmj.com, para peneliti mengatakan potasium tidak berpengaruh negatif terhadap fungsi ginjal.


Mereka menyebutkan ada bukti sangat kuat bahwa mengkonsumsi makanan sumber potasium berdampak positif bagi mereka yang menderita hipertensi.


Para peneliti menganalisis 128.000 orang hingga lebih dari 33 kali percobaan. Mereka menemukan bahwa aman mengonsumsi lebih banyak mineral, misalnya rajin makan pisang.


Pisang adalah salah satu makanan yang kaya potasium. Masing-masing mengandung 420 mg, dan setiap harinya orang dewasa disarankan mengonsumsi 3.500 mg.


Sekitar 53.000 kematian di Inggris setiap tahunnya terjadi akibat stroke, dengan 100.000 pasien selamat, sedangkan sisanya menderita cacat berat.


Penelitian lain menemukan bahwa mengurangi asupan garam dalam empat minggu atau lebih secara signifikan dapat menurunkan tekanan darah. Sehingga hal itu dapat menurunkan risiko stroke dan serangan jantung.


Dr. Clare Walton dari Stroke Association mengatakan diet yang sehat merupakan kunci dari mengatur risiko stroke.


"Tekanan darah tinggi merupakan faktor risiko terbesar untuk stroke. Mengubah pola makan menjadi lebih sehat dapat menjaga tekanan darah tetap terkontrol," ujarnya.




Sumber Antara




Alat Laboratorium Bandung

Sunday, April 14, 2013

Tiap Makan 7 Gram Serat, Risiko Stroke Turun 7 Persen

Jakarta, Makin banyak penelitian membuktikan, serat yang ada dalam sayur dan buah-buahan bisa mencegah berbagai masalah kesehatan. Stroke misalnya, risikonya turun 7 persen tiap kali mengonsumsi 7 gram serat. Jangan ragu-ragu, ayo makan sayur!

Para ilmuwan di Inggris membuktikan hal itu dalam sebuah penelitian terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal Stroke. Penelitian yang dilakukan selama 20 tahun itu memperkuat hasil-hasil penelitian sebelumnya tentang manfaat serat dalam diet sehari-hari.

Temuan ini penting mengingat pada masa kini makin banyak orang makan sayur dan buah. Mudah dan praktisnya mengakses junk food atau makanan sampah yang nutrisinya rendah membuat orang-orang tidak mau repot memasak sayur atau sekedar membeli buah.

Meski membuktikan bahwa tiap 7 gram serat bisa menurunkan risiko stroke hingga 7 persen, tentunya anjuran para ahli tidak cukup hanya 7 gram serat setiap hari. Kebutuhan serat pada manusia jauh lebih besar karena serat juga penting untuk sistem pencernaan.

"Total asupan serat dalam diet harus mencapai 25-30 gram sehari dari makanan, tapi rata-rata orang Amerika Serikat hanya memenuhi setengah dari jumlah tersebut," ungkap Victoria Burley dari University of Leeds yang melakukan penelitian itu seperti dikutip dari Healthday, Sabtu (30/3/2013).

Anjuran tersebut tidak sulit untuk dipebuhi mengingat sumber serat dalam makanan sehari-hari cukup beragam dan mudah didapat. Sebagai contoh, avocado mengandung 13 gram serat tiap buah, kacang-kacangan mengandung 16 gram serat tiap cup dan bahkan popcorn mengandung 4 gram serat tiap 3 cup.

Dalam kaitannya dengan stroke, serat bisa membantu hati dalam mengendalikan kadar kolesterol dalam darah. Serat-serat yang tidak larut juga akan menghambat penyerapan sejumlah sari makanan, termasuk kolesterol sehingga kolesterol yang masuk ke dalam tubuh bisa lebih dibatasi.

(up/vit)

Konsultasi Spesialis Saraf (SpS)

Konsultasi Spesialis Saraf (SpS)

RSUD Kota Batam Jl. Brigjen Katamso Batu Aji, Batam - Kepri Tel:0778-391704



Sumber Detik



Alat Kesehatan Bandung

Friday, April 12, 2013

Cokelat dapat bantu kurangi risiko stroke

Jakarta (ANTARA News) - Penelitian baru menunjukkan bahwa mengkonsumsi satu batang cokelat, memiliki efek langsung terhadap otak dan dapat mengurangi risiko stroke.

Studi terbaru yang diulas dalam jurnal Neurology, menunjukkan bagaimana coklat mempengaruhi pembuluh darah.

Para peneliti di Glasgow University mengukur kecepatan darah mengalir melalui arteri dalam otak besar, saat subjek penelitian sedang mengkonsumsi cokelat.

Mereka menemukan bahwa cokelat memiliki efek pada kadar karbondioksida yang mempengaruhi pembuluh darah, sehingga dapat meningkatkan aliran darah dan berdampak pada sel-sel otak.

Profesor Matthew Walters, yang memimpin penelitian, mengatakan kepada DailyMail, "konsumsi cokelat dalam jumlah normal dapat melancarkan aliran darah." "Data kami konsisten menunjukkan efek langsung dari cokelat di pembuluh darah otak," kata Walters.

"Ini menimbulkan kemungkinan bahwa ada efek langsung dari beberapa komponen coklat pada pembuluh darah, dan menjadi masuk akal karena molekul flavonoid yang terkandung dalam coklat," Flavonoid yang ditemukan dalam berbagai produk kakao, merupakan antioksidan yang berkontribusi terhadap pencegahan penyakit jantung.

Namun, cokelat olahan juga memiliki kadar gula dan lemak yang tinggi, sehingga dapat menyebabkan obesitas, yang merupakan faktor risiko pasti untuk penyakit stroke.



Sumber Antara



Alat Laboratorium Bandung

Tuesday, April 2, 2013

Waspadai denyut jantung tidak teratur berisiko stroke

Pekanbaru (ANTARA News) - Dr. Ang Eng Lip, salah seorang pakar jantung dari Pusat Perawatan Jantung Mahkota Medical Centre (MMC) Melaka Malaysia, mengatakan denyut jantung yang tidak teratur atau irama jantung yang bermasalah berisiko diserang stroke.

Serangan stroke diawali dengan gejala-gejala yang meliputi sesak dada ringan atau nyeri, sakit kepala, pusing atau sejenisnya dan pingsan. Bahkan kesulitan bernafas, terutama saat berolahraga, katanya dalam keterangannya diterima Antara Riau, Selasa.

Seperti disampaikan Yusnan, Pimpinan kantor MMC cabang Pekanbaru, MMC Melaka juga memiliki tujuh spesialis pusat perawatan jantung MMC Melaka Malaysia, diantaranya Dr. Lim Boon Aik, Dr. Siaw Fook Soon, dan Dr. Tee Heng Giap. Disamping itu spesialis bedah jantung dewasa dan anak-anak, yakni Dr. Lee Yew Ming dan Dr. Hew Chee Chin.

Ia mengatakan, kasus irama jantung yang bermasalah dikenal dengan istilah "A-fib", sinyal listrik yang mengendalikan denyut jantung menjadi abnormal.

Sinyal listrik yang tidak teratur dan cepat, katanya, akan membawa akibat pada jantung berdenyut dengan tidak teratur dan biasanya dengan sangat cepat.

"Dalam kondisi `A-fib` sinyal-sinyal listrik yang begitu cepat sehingga bagian teratas dua bilik jantung berhenti memompa secara efektif sehingga menyebabkan darah yang harus keluar dari ruangan itu terhenti," katanya.

Para darah yang tertinggal di bilik jantung, katanya lagi, kemudian akan berkumpul dan menggenang seperti kolam, di mana akan mulai membentuk gumpalan.

Gumpalan-gumpalan kemudian akan berjalan ke otak melalui pembuluh darah, sehingga pada kemudian dapat menyebabkan stroke.

Namun demikian, banyak pasien dari `A-fib` tidak mempunyai gejala dan tidak waspada pada ritme denyut jantung yang tidak teratur, bagaimanapun ketika gejala memang terjadi `A-fib` biasanya disertai dengan gejala yang berhubungan dengan denyut jantung yang cepat seperti berdegub kencang, denyutan-nya seperti melompat lompat, kadar denyut yang tidak bersinkronasasi, katanya.

Untuk mengambil tindakan pencegahan dengan segera, kontrol tekanan darah dengan memberlakukan pola diet makanan sehat, batas mengkonsumsi alkohol 1--2 kali minum perhari, mengurangi kafein, mendapatkan pengobatan pada masalah kelenjar tiroid yang terlalu aktif.

Disamping itu, menghindari merokok untuk mencegah penyakit paru-paru.

Jika anda mengalami gejala-gejala seperti di atas atau anda menduga bahwa anda mungkin memiliki `A-fib` anda disarankan untuk mengambil tes yang disebut `ECG` atau dikenal sebagai `Elektrokardiogram` untuk konfirmasi diagnosis.
(F011/Z003)



Sumber Antara



Alat Laboratorium Bandung

Cokelat turunkan risiko stroke

Jakarta (ANTARA News) - Peneliti di Glasgow University menemukan relasi antara cokelat dengan penurunan risiko stroke.

Mereka mengukur kecepatan aliran darah melewati arteri terbesar dalam otak ketika subjek sedang mengonsumsi cokelat sambil berbaring.

Berdasarkan penelitian mereka, cokelat berpengaruh pada tingkat karbon dioksida. Tingkat karbon dioksida itu lah yang berpengaruh pada pembuluh darah, memperbaiki aliran darah, yang kemudian berpengaruh pada sel otak.

"Konsumsi sebatang cokelat ukuran normal berkaitan dengan kelenturan pembuluh darah," kata Profesor Matthew Walters, pemimpin penelitian, kepada Daily Mail.

Data yang mereka peroleh bersifat konsisten, cokelat berpengaruh pada pembuluh darah di otak.

"Kemungkinannya meningkat bahwa ada efek langsung dari komponen tertentu di cokelat  terhadap pembuluh darah. Ini masuk akal karena cokelat mengandung molekul flavonoid," tambahnya.

Menurutnya, penurunan risiko stroke dapat terjadi karena cokelat mengganti pola perilaku pembuluh darah di otak.

Keuntungan lainnya dari flavonoid, yang ditemukan pada tanaman cokelat, adalah sebagai antioksidan yang berperan dalam mencegah penyakit jantung.

Meski begitu, cokelat batangan mengandung kadar gula dan lemak yang tinggi hingga dapat menyebabkan obesitas dan juga faktor penyebab stroke.



Sumber Antara



Alat Laboratorium Bandung

Sunday, March 24, 2013

Kopi dan teh hijau bantu hindari serangan stroke

Jakarta (ANTARA News) - Aneka manfaat kesehatan dari teh hijau dan kopi telah banyak dikemukakan oleh para ilmuwan dan tenaga medis.

Mereka mencatat bahwa dua jenis minuman ini memiliki efek yang baik untuk mencegah penyakit jantung dan kanker.

Satu penelitian yang dilakukan di Jepang baru-baru ini menunjukkan bahwa kedua minuman tersebut juga dapat membantu menurunkan risiko terserang stroke, sebagaimana dilaporkan MedicalDaily.

Penulis utama penelitian dari Japan National Cardiovascular Center, Yoshihiro Kokuba, mengatakan studi ini tergolong unik karena terkait dengan penelitian sebelumnya.

"Ini adalah studi skala besar pertama untuk menguji efek gabungan dari teh hijau dan kopi pada orang yang berisiko terserang stroke," kata Kokuba.

Para peneliti setuju bahwa antioksidan dalam teh hijau yang dikenal dengan sebutan catechins, mirip dengan antioksidan yang ditemukan dalam buah berry dan anggur merah.

Mereka juga setuju bahwa bahan-bahan yang ditemukan dalam kopi seperti asam klorogenat dan kafein dapat memiliki efek yang dapat menurunkan risiko stroke pada penyandang diabetes tipe 2.

Metode penelitian dimodifikasi untuk memperhitungkan faktor seperti jenis kelamin, usia, berat badan, konsumsi alkohol, merokok, serta gaya hidup dari para responden.

Studi ini juga menemukan bahwa peminum kopi dan teh hijau secara signifikan lebih banyak berolahraga, dibandingkan dengan orang yang bukan peminum kopi atau teh hijau.



Sumber Antara



Alat Laboratorium Bandung

Saturday, March 23, 2013

Kopi dan teh hijau turunkan risiko stroke

Selain bermanfaat bagi kesehatan, teh hijau juga bisa meningkatkan kerja otak, terutama pada kaum pria. (www.howtopreparegreentea.org)

Jakarta (ANTARA News) - Teh hijau dan kopi bisa menurunkan risiko terkena stroke, apalagi jika keduanya menjadi bagian dari program diet seseorang, demikian temuan baru yang disiarkan Journal of the American Heart Association.

"Ini adalah penelitian skala besar pertama untuk menjelaskan kombinasi efek teh hijau dan kopi terhadap risiko stroke," kata Yoshihiro Kokubo yang mengepalai penelitian untuk Pusat Otak dan Kardivaskuler Nasional, Jepang.

"Anda bisa menciptakan perubahan kecil namun positif pada gaya hidup untuk membantu menurunkan risiko stroke dengan mengimbuhkan minum teh hijau setiap hari pada program diet Anda," katanya seperti dikutip Science Daily.

Para peneliti menanyai 83.269 orang dewasa Jepang mengenai kebiasaan mereka meminum teh hijau dan kopi, selama rata-rata 13 tahun.  Hasilnya, mereka mendapati fakta bahwa semakin sering orang meminum teh hijau dan kopi, semakin rendah risiko orang itu untuk terkena stroke.

Orang yang meminum setidaknya secangkir kopi setiap hari mampu menurunkan risiko stroke sampai 20 persen dibandingkan mereka yang jarang meminum kopi.

Sedangkan orang yang meminum dua sampai tiga cangkir teh hijau setiap hari bisa menurunkan risiko stroke sampai 14 persen, bahkan yang meminum empat cangkir sehari lebih turun lagi menjadi 20 persen, dibandingkan dengan orang yang jarang meminum teh hijau.

Orang yang meminum setidaknya satu sangkir kopi atau dua cangkir teh hijau setiap hari bisa menurunkan risiko terkena pendarahan dalam otak (Intracerebral hemorrhage) sampai 32 persen, dibandingkan mereka yang jarang meminum keduanya.

Pendarahan pada otak terjadi manakala aliran darah pecah, kemudian memasuki otak.  Sekitar 13 persen stroke adalah stroke hemoragik (akibat pendarahan dalam otak), demikian Science Daily.



Sumber Antara



Alat Laboratorium Bandung

Friday, March 22, 2013

Teh hijau dan kopi kurangi risiko stroke

 Selain bermanfaat bagi kesehatan, teh hijau juga bisa meningkatkan kerja otak, terutama pada kaum pria. (www.howtopreparegreentea.org)


Orang yang minum sedikitnya secangkir kopi dalam sehari, memiliki risiko terkena stroke 20 persen lebih rendah dibanding mereka yang jarang minum.
Washington (ANTARA News) - Teh hijau dan kopi mungkin bisa membantu mengurangi risiko terkena stroke terutama jika kedua jenis minuman itu dikonsumsi secara tetap, kata hasil penelitian yang disiarkan pada jurnal asosiasi jantung Amerika, Kamis.

"Ini merupakan penelitian berskala besar pertama yang mempelajari pengaruh gabungan antara teh hijau dan kopi pada risiko stroke," kata Yoshihiro Kokubo, kepala tim peneliti pada Pusat Kardiovaskular dan Saraf Nasional, Jepang.


"Anda bisa membuat sedikit perubahan gaya hidup dengan memasukkan teh hijau sebagai minuman sehari-hari guna mengurangi risiko stroke."


Para peneliti menganalisa kebiasaan minum teh hijau dan kopi pada 83.269 orang dewasa di Jepang dan memantau mereka sedikitnya selama 13 tahun. Mereka menemukan bahwa semakin banyak orang-orang itu minum teh hijau atau kopi, maka semakin rendah risiko terserang stroke.


Orang yang minum sedikitnya secangkir kopi dalam sehari, memiliki risiko terkena stroke 20 persen lebih rendah dibanding mereka yang jarang minum. Orang yang minum sedikitnya dua-tiga cangkir teh hijau dalam sehari mendapat 14 persen lebih rendah risikonya terkena serangan stroke dan orang-orang yang minum sedikitnya empat cangkir mengalami 20 persen lebih rendah terkena stroke dibanding mereka yang jarang minum.


Mereka yang sedikitnya minum dua cangkir kopi atau dua cangkir teh hijau dalam sehari mengurangi 32 persen risiko terkena perdarahan di dalam otak dibandingkan mereka yang jarang minum kedua jenis minuman tersebut.


Perdarahan di dalam otak terjadi ketika pembuluh darah di dalam otak meledak sehingga menyebabkan perdarahan di dalam otak, dan 13 persen serangan stroke terjadi akibat perdarahan tersebut.


Peserta yang dipantau dalam penelitian ini berusia antara 45-74 tahun, dengan gender yang hampir sama, juga bebas dari penyakit kanker dan jantung.


Selama 13 tahun masa pemantauan, peneliti mengulas catatan kesehatan peserta yang dikeluarkan oleh rumah sakit, maupun catatan penyebab kematian, mengumpulkan data sakit jantung dan stroke.


Temuan tersebut diselaraskan dengan data usia, jenis kelamin, faktor gaya hidup seperti kebiasaan merokok, minum alkohol, berat tubuh, pola makan dan kegiatan olahraga.


Teh dan kopi merupakan minuman yang paling banyak dikonsumsi di dunia setelah air, sehingga diduga hasil penelitian ini akan sama bila diterapkan di Amerika dn negara-negara lain, kata para peneliti.


Belum jelas bagaimana teh hijau bisa mempengaruhi risiko stroke. Kandungan katekin di dalam teh mungkin bisa menjadi pelindung, kata mereka.


Katekin mengandung anti-oksidan, anti-pembengkanan, meningkatkan kemampuan plasma anti-oksidan serta pengaruh anti-trombogenik.
(M007)




Sumber Antara




Alat Laboratorium Bandung