Untuk informasi lanjut,
hubungi kami di
no telp -,
email: alkesritel@yahoo.com
website: alkesritel.blogspot.com.
Menyajikan informasi akurat dan terkini penyedia alat kesehatan di Bandung Jawa Barat
Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami di 081321161101 untuk informasi lanjut. email: alkesritel@yahoo.com. website: supplyalkes.blogspot.com.
Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami di 081321161101 untuk informasi lanjut. email: alkesritel@yahoo.com. website: supplyalkes.blogspot.com.
Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami di 081321161101 untuk informasi lanjut. email: alkesritel@yahoo.com. website: supplyalkes.blogspot.com.
Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami di 081321161101 untuk informasi lanjut. email: alkesritel@yahoo.com. website: supplyalkes.blogspot.com.
Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami di 081321161101 untuk informasi lanjut. email: alkesritel@yahoo.com. website: supplyalkes.blogspot.com.
Untuk informasi lanjut,
hubungi kami di
no telp -,
email: alkesritel@yahoo.com
website: alkesritel.blogspot.com.
"Beberapa warga terindikasi terserang malaria, namun kami yakin malaria tersebut bukan disebabkan gigitan nyamuk ketika dalam pengungsian, tapi karena penyakit yang diderita warga bersangkutan kambuh," tegas Kepala Bidang Tanggap Darurat dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang Bagyo Setyono, Jumat.
Ia mengemukakan, dari empat desa yang dilanda banjir, hanya Desa Sidoasri yang sejak awal masih minim perhatian, bahkan saat ini warga mulai terjangkit berbagai penyakit Mereka juga terlambat mendapatkan pasokan air bersih dan obat-obatan.
Namun, lanjutnya, saat ini berbagai kebutuhan warga termasuk obat-obatan tesrebut sudah dipasok, bahkan sekitar 60 warga di desa itu sudah mendapatkan penanganan (suntikan) obat dan vitamin.
Bagyo mengakui keterlambatan pasokan berbagai bantuan bahan pokok, air bersih maupun obat-obatan tersebut disebabkan masih simpang siurnya data korban. Namun, sekarang sudah teratasi.
Sementara itu bantuan sembako dan berbagai kebutuhan lain dari sejumlah instansi maupun relawan dan donatur terus mengalir. Bantuan tersebut didrop di halaman Gereja Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan.
Bantuan tersebut tidak hanya berupa paket sembako, tapi juga peralatan dan tenaga medisnya serta obat-obatan. Ada dua dokter siaga di lokasi pengungsian.
Banjir banjir bandang yang terjadi sejak Rabu (10/7) hingga Kamis (11/7) dini hari telah meluluh lantakkan empat desa di Malang selatan. Sedikitnya 849 Kepala Keluarga (KK) dengan jumlah jiwa mencapai 3.396 orang di Desa Sitiarjo menjadi korban banjir.
Sementara di Desa Sidoasri sebanyak 1.500 jiwa dan dan di Desa Sidodadi, Gajahrejo, Kecamatan Gedangan mencapai 182 rumah yang mengalami rusak ringan dan berat akibat terjangan banjir tersebut.
Di kawasan Malang selatan, terutama Desa Sitiarjo sudah berulang kali terjadi banjir bandang dan banjir kali ini merupakan yang terbesar selama satu dasa warsa.
"Susu adalah sumber kalsium yang memang diperlukan oleh tubuh, tapi terlalu banyak konsumsi kalsium dapat membebani kerja ginjal," ujar Saptawati saat dijumpai Antara usai upacara Promosi Doktor di lingkungan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Selasa siang.
Terlalu banyak asupan kalsium memang akan memicu masalah pada ginjal seperti timbulnya batu ginjal.
Kalsium yang tidak terserap tubuh, akan terbuang melalui saluran kencing untuk mempertahankan keseimbangannya di dalam tubuh.
Namun sebelumnya kalsium akan mengendap pada saringan ginjal, inilah yang menyebabkan pembentukan batu kristal pada ginjal yang disebut kalsium oxalat atau kalsium phosphate.
"Jadi memang sebaiknya konsumsi susu cukup satu atau dua gelas per hari untuk orang normal, karena ada sumber kalsium yang berasal dari bahan makanan lain selain susu," jelas Saptawati.
Berdasarkan kebutuhan pada umumnya, laki-laki hanya membutuhkan 1.000mg sampai 1.200mg kalsium setiap harinya.
Sementara perempuan membutuhkan sekitar 1.200mg hingga 1.500mg kalsium perhari, dan anak-anak membutuhkan 1.300mg kalsium per hari.
Asupan kalsium terbanyak yang boleh dikonsumsi per hari adalah 2.500mg.
Memang negara kita temasuk Provinsi Maluku mengalami suatu perubahan, di mana 30 tahun lalu adalah masalah anak-anak kurang gizi, diare, dan batuk pilek yang merupakan jenis penyakit infeksi,"Ambon (ANTARA News) - Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi mengatakan saat ini telah terjadi pergeseran berbagai jenis penyakit yang diderita masyarakat Indonesia.
"Memang negara kita temasuk Provinsi Maluku mengalami suatu perubahan, di mana 30 tahun lalu adalah masalah anak-anak kurang gizi, diare, dan batuk pilek yang merupakan jenis penyakit infeksi," kata Menkes Nafsiah di Ambon, Minggu.
Penegasan Menkes disampaikan saat mencanangkan pos pembinaan terpadu penyakit menular (Pos Bindo PTM) di Puskesmas Negeri Hunuth-Durian Patah, Kecamatan Baguala.
Pencanangan posyandu terintegrasi dan pos pelayanan terpadu untuk penyakit tidak menular di Nania ini merupakan yang pertama di Maluku dan diharapkan dapat berkembang ke seluruh kabupaten/kota.
"Kami baru saja melakukan analisa terhadap situasi penyakit di Indonesia pada umumnya termasuk Maluku, di mana kita lihat ada pergeseran jadi untuk gizi memang masih ada kasusnya tapi sudah berkurang sama sekali dan bisa terlihat dari kasus kematian bayi menurun jauh," katanya.
Namun di lain pihak terjadi kegemukan atau kelebihan gizi dengan segala macam akibatnya, karena pola makan.
"Kasus-kasus penyakit infeksi saat ini sudah mengalami penurunan tapi muncul penyakit-penyakit yang disebut tidak menular karena gaya hidup, terutama hipertensi atau tekanan darah tinggi yang mengarah pada stroke dan serangan jantung," kata Menkes.
Selain itu masalah berat badan yang berlebihan mulai dari anak-anak yang berkembang hingga usia tua dan mencapai di atas 50 tahun mulai terserang diabetes, serangan jantung dan tekanan darah tinggi.
Jenis penyakit lainnya seperti kanker juga makin meningkat sehingga sekarang perlu melakukan upaya-upaya pencegahan, sebab semua penyakit ini sebagian besar bisa dicegah.
"Oleh karenanya saya menyatakan terimakasih dan apresiasi kepada tim penggerak PKK Kota Ambon karena makin mudah dan cepat kita mulai membentuk Pos Bindo PTM, makin banyak penyakit yang bisa dicegah sebab perilaku hidup bersih dan sehat mulai ditanamkan dari masa kanak-kanak," katanya.
Kadis Kesehatan Maluku, M. Pontoh menjelaskan, kunjungan kerja Menkes Hasfiah selama dua hari ke Maluku untuk mencanangkan Pos Bindo PTM, meninjau proyek pembangunan Fakultas Kedokteran Unpatti dan membuka rapat kerja kesehatan daerah Provinsi Maluku.
(D008/H-KWR/)
Kalau cuaca panas di Indonesia tidak secara langung menyebabkan stroke, atau mengakibatkan pemecahan pembuluh darah. Namun, hanya sebagai pemicu pembuluh darah yang sudah menyempit karena dehidrasi menjadi tersumbat,"Medan (ANTARA News) - Masyarakat diharapkan lebih waspada terhadap cuaca panas yang saat ini melanda Kota Medan dan sekitarnya, karena bukan hanya dapat menyebabkan biang keringat dan infeksi saluran pernapasan, namun juga berisiko menjadi pencetus penyakit stroke.
Dokter spesialis penyakit dalam, dr Umar Zein, di Medan Rabu mengatakan udara panas yang terlalu tinggi, dapat menyebabkan dehidrasi bahkan sampai pingsan dan inilah yang menyebabkan terjadinya heat stroke yang merupakan ancaman serius karena dapat berakibat kematian atau kecacatan fatal.
"Heat stroke ini, biasa terjadi di lingkungan yang suhunya tinggi dan membuat dehidrasi kemudian pingsan. Umumnya, kondisi ini terjadi di daerah panas yang kelembabannya rendah seperti di Saudi Arabia, orang yang berada di sana tidak berkeringat karena keringatnya menguap sehingga dia dehidrasi dan pingsan. Tapi kalau di Indonesia, keringat kita banyak dan membuat kita haus sehinga heat stroke jarang terjadi," katanya.
Namun, katanya, cuaca panas dengan kelembaban tinggi seperti di Indonesia tidak secara langsung menyebabkan stroke, melainkan hanya menjadi pencetus atau pemicu terjadinya stroke.
"Kalau cuaca panas di Indonesia tidak secara langung menyebabkan stroke, atau mengakibatkan pemecahan pembuluh darah. Namun, hanya sebagai pemicu pembuluh darah yang sudah menyempit karena dehidrasi menjadi tersumbat," katanya.
Faktor risiko terjadinya stroke ini, antara lain penderita hipertensi, diabetes, obesitas, dan kadar lemak darah tinggi dan untuk usia yang rentan mengalami penyakit stroke pada umumnya adalah usia dewasa.
Menurut dia, untuk mengatasi hal ini yang dapat dilakukan adalah dengan mengendalikan faktor resiko, misalnya jika diabetes agar diturunkan kadar gulanya, hipertensi harus diturunkan tekanan darahnya, dan jika karena kadar lemak darah juga harus diturunkan kadar kolestrol dengan cara menjaga makanan, diet dan olahraga.(*)
Hanya 17 persen digunakan untuk pengobatan lainnya,"Makassar (ANTARA News) - Menteri Kesehatan Dr Nafsiah Mboi menyebutkan ada lima jenis penyakit tidak menular yang cukup menguras anggaran Jaminan Kesehatan Masyarakat atau Jamkesmas.
"Kelima penyakit tersebut meliputi gagal ginjal, penyakit paru, kanker, stroke dan jantung," sebutnya saat membuka Rapat Kerja Kesehatan Nasional 2013 Regional Timur di Hotel Grand Clarion, Makassar, Senin malam.
Menurutnya, alokasi anggaran untuk Jamkesmas yang digelontorkan pemerintah pusat ke daerah sebanyak Rp34,5 triliun, 83 persennya dihabiskan untuk penanganan lima jenis penyakit tersebut.
"Hanya 17 persen digunakan untuk pengobatan lainnya," tutur wanita kelahiran Sengkang, Sulawesi Selatan ini.
Menkes memaparkan, kondisi yang paling banyak terjadi pada penyakit paru, yang telah ditangani secara serius. Penyakit paru atau TB, kata dia, lebih banyak diakibatkan oleh para perokok aktif maupun pasif.
"Untuk itu diharapkan semua daerah melakukan perlawanan dengan membuat perda tentang rokok. Sebaiknya bungkus rokok dikampanyekan bergambar tentang dampak yang ditimbulkan serta ada peringatan pemerintah yang dengan jelas dicantumkan," tuturnya.
Sebelumnya, Indonesia telah mendapatkan Achievement Award dari Global Health USAID sebagai negara yang paling berhasil dalam mengatasi permasalahan Tuberkulosis (TB).
Tidak hanya itu, penghargaan lainnya pada program Pengendalian TB di Indonesia juga telah mendapat apresiasi dari internasional. Penghargaan Champion Award for Exceptional Work in the Fight Againts TB.
Pencapaian indikator target Millenium Development Goals (MDGs) untuk TB di Indonesia cukup memuaskan dan diperkirakan semua indikator TB akan dicapai sebelum waktu yang ditentukan pada tahun 2015. (KR-DF/T007)
Para ilmuwan mempelajari gangguan saraf yang disebut multiple sclerosis (MS), yaitu penyakit di mana sel-sel kekebalan tubuh menghancurkan lapisan pelindung saraf dan dapat menyebabkan kelumpuhan. Sejak dari dulu, penyakit ini diduga berkaitan dengan waktu lahir seseorang.
Kebanyakan pasien MS lahir di musim semi, sedangkan yang lahir di bulan November lebih jarang terserang penyakit ini. Beberapa orang berspekulasi bahwa penyebabnya karena kekurangan vitamin D yang dihasilkan dari paparan sinar matahari saat masih dikandung di dalam rahim ibu.
Baru-baru ini, sebuah penelitian yang diterbitkan Journal of the American Medical Association (JAMA) Neurology menunjukkan bahwa spekulasi tersebut ada benarnya. Ada sebuah mekanisme yang mempengaruhi pembentukan vitamin sekaligus meningkatkan kekuatan sistem kekebalan tubuh.
Para peneliti di Inggris mempelajari 50 bayi yang lahir di London pada bulan Mei dan 50 bayi yang lahir pada bulan November di tahun 2009 - 2010. Sampel darah dari pusar bayi baru lahir diambil lalu dicatat kadar vitamin D-nya, juga sel kekebalan tubuh yang disebut autoreaktif T-cell.
T-cell adalah sel darah putih yang bertugas melawan bakteri dan virus patogen, sedangkan autoreaktif T-cell adalah jenis sel darah putih T-cell yang menyimpang dan keliru menganggap sel-sel tubuh sendiri sebagai benda asing lalu menyerangnya karena dianggap sebagai infeksi.
Hasil penelitian menemukan bahwa bayi yang lahir di bulan Mei memiliki kadar vitamin D 20 persen lebih rendah dibandingkan bayi yang lahir pada bulan November. Jumlah autoreaktif T-cell nya juga 2 kali lipat lebih banyak dibanding bayi yang dilahirkan di bulan November.
Peneliti berspekulasi bahwa vitamin D berperan penting dalam membantu T-cell untuk mengenali sel-sel tubuh sendiri. Akibatnya dapat membuat jumlah T-cell yang merusak, yaitu autoreaktif T-cell, menjadi bertambah banyak hingga 2 kali lipat.
Peneliti mencatat, kecenderungan ini lebih banyak ditemui di tempat yang jauh dari khatulistiwa, yaitu tempat-tempat dengan sinar matahari yang relatif kurang. Namun temuan ini bukan berarti menunjukkan bahwa kadar vitamin D yang rendah akan menyebabkan gangguan autoimun.
Walau demikian, peneliti belum dapat memastikan apakah suplemen vitamin D dapat membantu menurunkan risiko penyakit ini. Bahkan para ahli masih memperdebatkan berapa banyak vitamin D yang sesuai bagi orang sehat untuk mencegah penyakit.
(ANTARA/R. Rekotomo) Medan (ANTARA News) - Penyakit jantung koroner yang dikenal sebagai pembunuh nomor satu di dunia, dewasa ini tidak hanya diderita oleh lanjut usia, namun juga usia muda. "Penyakit yang digolongkan ke dalam penyakit tidak menular itu sudah mulai menyerang kalangan berusia muda. Bahkan jumlahnya pun semakin hari kian mengalami peningkatan yang cukup signifikan," kata dokter spesialis jantung Amran Lubis di Medan, Minggu.
Direktur Rumah sakit Umum Daerah dr Pirngadi Medan ini mengatakan kasus penyakit jantung saat ini terus meningkat dan justru sekarang yang diserang kalangan usia muda berumur 30-an.
"Sementara kalau dulu dalam literatur kedokteran, biasanya risiko jantung menyerang usia 40 tahun untuk laki laki, sedang perempuan di atas 55 tahun," katanya.
Ia mengatakan penyebab usia muda terserang penyakit jantung ini di antaranya karena pola hidup, stres tinggi, lingkungan tidak sehat, dan pola makan yang salah karena seringnya mengonsumsi makanan siap saji.
"Kalau dibandingkan tahun 2012, jumlah penderita penyakit jantung saat ini meningkat sekitar 20 sampai 30 persen," katanya.
Kabid Penanggulangan Masalah Kesehatan (PMK) Dinas Kesehatan Sumatera Utara Sukarni mengatakan, penyakit jantung merupakan salah satu dari penyakit degeneratif atau termasuk golongan penyakit tidak menular.
Salah satu upaya yang dilakukan pihaknya, kata dia, selain melakukan sosialisasi dan penyuluhan, juga pengukuran tensi darah.
"Salah satu judul dari peringatan hari kesehatan se-dunia tanggal 7 April, yaitu mengukur tensi darah yang dilaksanakan selama seminggu. Karena komplikasi dari tekanan darah bisa ke mata dan ke jantung, dan tekanan darah itu tidak ada gejalanya," katanya.
Umar menjelaskan jenis penyakit menular baru seperti SARS, flu babi, serta flu burung, dapat menular lebih cepat dan menjangkiti berbagai kawasan, gara-gara "andil" tangan.
Penyakit menular lebih cepat menular karena kuman dan virus menempel pada angan melalui benda-benda seperti lubang pintu dan pegangan tangan.
"Infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) memang ditularkan lewat udara tetapi tangan tetap berperan. Salaman adalah salah satu proses tukar menukar kuman," jelas Umar.
Untuk itu, Umar mengimbau masyarakat melakukan pola hidup bersih dan sehat, salah satunya cuci tangan menggunakan sabun.
"Sarana mencuci tangan harus diperbanyak terutama di lingkungan sekolah dan tempat-tempat umum. Ini adalah tindakan preventif yang paling murah dan aman," pungkas Umar.
Studi tersebut dilakukan oleh ilmuwan di Padua Hospital peneliti University yang menyatakan bahwa diperlukan lebih banyak penelitian yang berfokus pada gender dalam mencegah dan mengobati penyakit. Selama beberapa dekade pria telah menjadi target utama penelitian yang berkaitan dengan penyakit kronis.
Hasil studi tersebut dipublikasikan dalam jurnal Clinical Chemistry and Laboratory Medicine (CCLM), peneliti menunjukkan penelitian medis selama 40 tahun terakhir yang telah difokuskan terutama pada pria. Kemudian peneliti menargetkan 5 hal bagaimana pria dan wanita memiliki perbedaan dalam menanggapi penyakit.
Berikut perbedaan antara pria dan wanita dalam menanggapi penyakit tertentu, seperti dilansir Emaxhealth, Selasa (26/3/2013) antara lain:
1. Penyakit jantung
Penyakit jantung umumnya dianggap lebih banyak menyerang pria dibanding wanita. Akan tetapi, peneliti menyatakan bahwa wanita memiliki gejala penyakit jantung yang berbeda dan gejala tersebut sering gagal dideteksi dengan tes yang sama pada pria.
Serangan jantung pada pria dapat ditandai dengan nyeri dada yang khas menjalar ke lengan kiri, sedangkan pada wanita dapat ditandai dengan mual dan nyeri perut bagian bawah. Karena gejala yang tidak spesifik ini, wanita tidak dapat menerima prosedur EKG, laboratorium atau tes diagnostik lain.
2. Kanker usus besar
Risiko kanker usus besar pada wanita lebih besar dibandingkan dengan pria. Namun kanker usus besar adalah jenis kanker kedua yang paling umum terjadi baik pada pria maupun wanita. Pada wanita, tumor kanker usus muncul di lokasi yang berbeda dibanding pria dan respon wanita terhadap kemoterapi juga berbeda.
3. Penyakit hati
Penyakit hati, seperti primary biliary cirrhosis dan hepatitis C pada pria berbeda dengan wanita karena disebabkan oleh perbedaan kadar hormon dan gen diantara keduanya. Para peneliti menyatakan bahwa wanita lebih sering didiagnosis dengan sirosis bilier dibandingkan pria.
4. Osteoporosis
Pria bisa mendapatkan osteoporosis, seperti wanita, tetapi risikonya tidak sama besar dengan wanita. Pria juga berisiko tinggi terhadap patah tulang ketika dirinya kehilangan massa tulang, yang biasanya hal ini hanya dikaitkan dengan wanita setelah menopause.
Meski osteoporosis lebih banyak didiagnosis pada wanita, tetapi data menunjukkan bahwa pria memiliki tingkat kematian yang lebih tinggi terhadap patah tulang di usia tua.
5. Respon terhadap obat
Pria dan wanita tidak merespons obat dengan cara yang sama. Aspirin dan obat farmakologis lainnya memiliki efek samping yang berbeda terhadap jenis kelamin, status hormonal, tipe tubuh dan metabolisme.
Menurut perempuan 33 tahun ini, kondisi tersebut dialaminya sejak masih berusia 18 tahun. Ditengarai ada masalah dengan usus yang belum bisa dijelaskan oleh dokter sehingga membuat perut Joanne membesar.
"Sejak mengalami kondisi ini, perut saya membesar sehingga tampak seperti sedang hamil 8 bulan," ucap ibu satu anak seperti dikutip dari Daily Mail, Selasa (19/3/2013).
Akibat perutnya yang membesar Joanne merasakan sakit yang menusuk. Tak hanya itu, kondisi tersebut juga mempengaruhi kehidupan sosialnya lantaran dia tidak bisa bersosialisasi dengan teman-temannya.
Untuk mengurangi rasa sakit Joanne, dokter melakukan uji coba dengan memasang alat seperti pacu jantung di usus. Alat ini akan mengatur gerakan usus sebagai kunci untuk pemulihan Joanne.
Operasi yang dijalani Joanne adalah gastric electrical stimulation (GES) yang mana menggunakan perangkat yang diimplan di perut untuk mengirimkan listrik ringan ke saraf dan otot perut bagian bawah. Alat tersebut bernama neurostimulator dan ditanam di sisi kanan perut.
Umumnya prosedur ini digunakan untuk membantu pasien dengan gastroparesis, yakni kondisi di mana otot-otot perut tidak berfungsi normal, juga diabetes dan gangguan sistem saraf. Prosedur ini dilakukan manakala gejala penyakit tidak dapat dikendalikan oleh obat.
Ternyata prosedur itu membuat Joanne merasa lebih baik. Untuk pertama kalinya dalam 15 tahun terakhir, dia merasa normal. Setelah uji coba, Joanne akan menjalani operasi permanen.
(vit/up)
Dr. A. Gatot Subroto HPr, Sp.SKonsultasi Spesialis Saraf (SpS)
RSUD Dr. Soedomo Jl. Dr. Soetomo 2 Trenggalek Tel:0355-791118
Konsultasi Spesialis Saraf (SpS)
RSD Dr. H. Koesnadi Bondowoso Tel:0332-421974
View the original article here