Supply Alkes, Supplier Alkes Terlengkap dengan harga bersaing

Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami di 081321161101 untuk informasi lanjut. email: alkesritel@yahoo.com. website: supplyalkes.blogspot.com.

Supply Alkes, Supplier Alkes Terlengkap dengan harga bersaing

Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami di 081321161101 untuk informasi lanjut. email: alkesritel@yahoo.com. website: supplyalkes.blogspot.com.

Supply Alkes, Supplier Alkes Terlengkap dengan harga bersaing

Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami di 081321161101 untuk informasi lanjut. email: alkesritel@yahoo.com. website: supplyalkes.blogspot.com.

Supply Alkes, Supplier Alkes Terlengkap dengan harga bersaing

Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami di 081321161101 untuk informasi lanjut. email: alkesritel@yahoo.com. website: supplyalkes.blogspot.com.

Supply Alkes, Supplier Alkes Terlengkap dengan harga bersaing

Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami di 081321161101 untuk informasi lanjut. email: alkesritel@yahoo.com. website: supplyalkes.blogspot.com.

Penyedia Alat Kesehatan Terlengkap

Kami penyedia jasa supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, medical, mechanical, elektrical, environmental engineering terlengkap dan terpercaya. Kami melayani penjualan retail dan pemesanan khusus.

Untuk informasi lanjut, hubungi kami di
no telp -,
email: alkesritel@yahoo.com
website: alkesritel.blogspot.com.

Showing posts with label Lahir. Show all posts
Showing posts with label Lahir. Show all posts

Monday, August 26, 2013

Bayi sperma nol lahir saat HUT Kemerdekaan

Bandung (ANTARA News) - Bayi perempuan dari ayah bersperma nol lahir pada saat detik-detik peringatan HUT Ke-68 Kemerdekaan RI di Melinda Hospital, Bandung, Sabtu.

Bayi perempuan dari pasangan Roni (45) dan Ny Rika (40) ini lahir sekitar pukul 08.17 WIB di unit persalinan rumah sakit yang berlokasi di Jalan Padjadjaran itu.

"Bayi itu lahir secara sesar dengan berat 2,6 kilogram dan panjang 46 centimeter dengan kondisi sehat. Bayi itu lahir lebih cepat dari perkiraan kami," kata tim dokter sekaligus pemilik Melinda Hospital Bandung, Susan Melinda, di Bandung, Sabtu.

Ia menyebutkan, kelahiran bayi perempuan yang oleh kedua orang tuanya dinamai Kirana Citra Selvira itu adalah kasus unik, selain dilahirkan pada 17 Agustus bertepatan dengan HUT Kemerdekaan RI, juga karena dari ayah dengan kondisi sperma nol dan ibu berusia rentan, 40 tahun.

Pasangan itu telah menunggu selama 17 tahun untuk kelahiran anak pertamanya itu karena ada kelainan pada organ reproduksi pasangan itu.

"Seorang pria yang bersperma nol saat ini tidak identik dengan mandul dan tidak bisa punya anak, dengan teknologi saat ini memungkinkan untuk memiliki keturunan," kata Susan.

Ia menerangkan, pembuahan sel telur dilakukan oleh sperma sang suami dengan teknik `Intra Cytoplasmic Sperm Injection` yakni menginjeksi sel telur dengan sperma yang diambil dari suami.

"Memang statusnya sperma nol, tapi pada organ produksinya ada sperma yang kami lakukan dengan melakukan pengambilan sel itu, kemudian dilakukan dilakukan pembuahan dan ternyata berhasil," kata Susan.

Berdasarkan pemantauan kehamilannya normal dan tidak ada keluhan hingga akhirnya melahirkan secara cesar di Melinda Hospital Sabtu pagi lalu.

"Saya ingin keluarga lain yang punya masalah seperti kami bisa mendapatkan keturunan, ini sebuah berkah bagi kami dan benar-benar terharu mendapatkan momongan setelah sekian lama kami berusaha mendapatkannya," kata Roni yang juga pengusaha jasa telekomunikasi itu.

Pasangan itu masih memungkinkan memiliki anak kedua dari embrio yang masih tersimpan di Melinda Hospital.

"Kami masih menyimpan embrio, atau sel telur yang telah dibuahi, sehingga pasangan itu bisa mendapatkan anak keduanya. Namun kami anjurkan setahun setelah kelahiran anak pertama karena butuh perhatian orang tuanya," kata Susan.



Sumber Antara



Alat Laboratorium Bandung

Friday, May 31, 2013

Anak lahir dengan caesar nantinya cenderung obesitas?

Jakarta (ANTARA News) - Banyak bayi yang lahir melalui caesar tumbuh menjadi anak-anak dan remaja gemuk dibandingkan mereka yang lahir normal, menurut penelitian terhadap sekitar 10.000 bayi.

Anak  berusia 11 tahun yang lahir lewat caesar misalnya, 83 persen mengalami kelebihan berat badan atau obesitas dibandingkan mereka yang lahir normal disamping faktor-faktor lainnya, seperti berat ibu mereka dan lama pemberian ASI.

Temuan tersebut sejalan dengan sembilan studi sebelumnya yang mengaitkan bedah caesar dengan berat badan berlebih pada anak-anak.

"Dengan operasi caesar mungkin ada konsekuensi jangka panjang kepada anak-anak dimana kita tidak tahu mengenai itu," ujar ketua penelitian terbaru dari New York University School of Medicine, Dr. Jan Blustein.

Bedah caesar meningkat di Amerika Serikat yang juga meningkatkan kekhawatiran tentang kemungkinan komplikasi bagi ibu dan bayi.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat, hampir setiap 1 dari 3 kelahiran pada 2010 menggunakan bedah caesar atau meningkat dari rasio 1 : 5 pada 1996.

Blustein mengatakan tingkat risiko obesitas pada anak sebaiknya tidak berperan penting terhadap wanita yang memang membutuhkan caesar karena alasan medis.

Namun, bagi wanita yang melakukan caesar karena pilihan barangkali harus mengetahui risiko-risiko tersebut.

Para ilmuwan melakukan penelitian terhadap sekitar 10.000 bayi di Avon, Inggris yang lahir pada tahun 1991-1992, dan memantaunya hingga usia 15 tahun.

Dari angka tersebut, hanya 9,06 persen bayi yang lahir lewat bedah caesar.

Bobot bayi yang lahir caesar lebih rendah ketimbang lahir normal.  Namun pada usia enam pekan, bayi yang lahir caesar secara konsisten lebih berat.

Keterkaitan ini bahkan lebih kuat pada bayi yang lahir dari ibu dengan bobot tubuh berlebih.

Berdasarkan studi seluruh anak-anak, tingkat kelebihan berat badan dan obesitas berkisar dari 31 persen pada usia tiga sampai 17 persen pada usia tujuh dan 15.

Blustein mengatakan, penelitiannya tidak dapat membuktikan apakah operasi caesar merupakan penyebab beberapa bayi cenderung mengalami penambahan berat badan.

Mungkin ada faktor yang tidak terukur lainnya yang bisa membantu menjelaskan hubungan antara seluruh metode persalinan dengan berat badan anak.

"Bukan berarti segalanya sudah terungkap jelas dengan temuan ini ," kata Blustein.



Sumber Antara



Alat Laboratorium Bandung

Tuesday, May 14, 2013

Bayi di luar rahim lahir selamat

Negara (ANTARA News) - Tim operasi bedah RSU Negara, Kabupaten Jembrana, Bali, berhasil menolong kelahiran bayi di luar rahim yang dikandung Lilik Erna (35), warga Desa Pulukan.

"Kasus kehamilan di luar rahim sebenarnya cukup sering terjadi. Tetapi yang ini menjadi langka karena bayinya selamat hingga cukup umur untuk dikeluarkan dari perut ibunya," kata dr Made Agus Supriatmaja, SpOG, yang memimpin tim operasi bedah, Minggu.


Menurut Agus, kasus kehamilan di luar kandungan dengan bayi yang selamat hanya 1 berbanding 9.000 kehamilan serupa.


"Biasanya bayi yang tumbuh di luar rahim tidak selamat karena tidak mendapatkan asupan makanan yang sesuai," ujarnya.


Agus mengungkapkan, sejak masih berbentuk janin, bayi ini tumbuh di dinding perut ibunya.


"Usia kandungannya juga sudah 9 bulan, jadi sudah layak bagi bayi tersebut untuk dilahirkan," katanya.


Usai operasi, bayi perempuan dengan berat 2,1 kilogram beserta ibunya terus mendapatkan perawatan dan pengawasan yang intensif dari tim medis.


Dari catatan medis, kehamilan Lilik di luar kandungan ini juga tidak diketahui sejak awal karena meskipun sudah lima kali melakukan pemeriksaan ke dokter spesialis.


"Saat datang ke rumah sakit bersama suaminya, kami awalnya menduga selain bayi juga ada tumor pada rahimnya. Karena melihat kondisi bayi di dalam menurun, kami putuskan melakukan operasi," ujar Agus.


Setelah mengetahui bayi tumbuh di luar rahim, tim operasi bedah RSU Negara bekerja hati-hati agar tidak salah memotong organ penting tubuh ibunya.


"Kami harus memilah mata organ yang berhubungan dengan bayi dan bisa dipotong, serta mana organ dalam perut ibunya," kata Agus.


Meskipun lahir selamat, bayi ini memiliki kelainan pada bentuk kepalanya yang tidak merata seperti umumnya bayi yang tumbuh dalam rahim.


Menurut Agus, kelainan bentuk kepala ini biasa terjadi pada bayi yang tumbuh di luar rahim karena tertekan tulang belakang ibunya.


"Tapi kalau masih bayi seperti ini, bentuk kepalanya kan masih bisa dibetulkan. Yang penting selamat dulu," ujarnya.


Misnuri, suami Lilik mengatakan, bayi tersebut merupakan kehamilan istrinya yang ketiga kalinya.


"Anak pertama sekarang sudah berumur 16 tahun, yang kedua keguguran dan ini yang ketiga," katanya.


Untuk kehamilan yang terakhir, menurut Misnuri, saat usia kandungan 4 bulan, istrinya sering mengeluh sakit pada tulang punggung bawah.


Semasa hamil, Lilik juga pernah menjalani opname di rumah sakit karena tidak tahan dengan rasa sakitnya.


"Waktu itu dikira ada tumor pada rahimnya, selain bayi. Ternyata setelah dioperasi, kata dokter anak saya tumbuh di luar rahim," ujar Misnuri.




Sumber Antara




Alat Laboratorium Bandung

Friday, April 5, 2013

Gizi Kurang Bisa Dideteksi Sejak Lahir, Bisa Dicegah Sejak Kehamilan

Jakarta, Masalah gizi kurang sering bermula hanya dari kurangnya pengetahuan orang tua tentang gizi. Padahal tanda-tanda gizi kurang bisa dikenali sejak lahir, bahkan sudah bisa dicegah sejak masih dalam kandungan. Bagaimana caranya?

"Paling mudah untuk mengidentifikasi status gizi anak adalah dengan kartu KMS (Kartu Menuju Sehat). Itu yang paling gampang diakses," kata Dr Ray Basrowi, MKK, Head of Nutrition Nestle dalam peluncuran Program Terpadu Intervensi Gizi dan Pemberdayaan Komunitas hasil kerja sama Yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT), Yayasan Carrefour dan PT Nestle, di Balai Sidang Universitas Terbuka, Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Selasa (26/3/2013).


Grafik yang tercantum dalam kartu tersebut menggambarkan pertumbuhan tinggi dan berat badan anak. Kedua indikator tersebut menurut Dr Ray cukup mewakili asupan nutrisi anak. Jika grafiknya tidak normal, maka status gizi anak terganggu, bisa kelebihan maupun kekurangan.


Bukan hanya pada masa pertumbuhan, status gizi anak juga bisa diamati bahkan sejak baru lahir. Anak yang lahir dengan berat badan kurang dari 2.500 gram, menurut Dr Ray bisa dikatakan punya masalah dengan asupan gizi semasa dalam kehamilan.


Oleh karenanya, intervensi atau penanggulangan juga bisa dilakukan sejak masih dalam kandungan. Pemeriksaan di posyandu bisa mengungkap beberapa indikator yang menunjukkan risiko bayi akan lahir dengan berat badan rendah.


"Berat badan ibunya saat hamil itu menjadi salah satu indikator untuk mendeteksi apakah anak ini nantinya saat hamil memiliki berat badan rendah," kata drg Khairati, MKes, kepala Bidang Kesehatan Keluarga Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang Selatan yang juga hadir menjadi pembicara dalam acara tersebut.




Sumber Detik




Alat Kesehatan Bandung