Supply Alkes, Supplier Alkes Terlengkap dengan harga bersaing

Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami di 081321161101 untuk informasi lanjut. email: alkesritel@yahoo.com. website: supplyalkes.blogspot.com.

Supply Alkes, Supplier Alkes Terlengkap dengan harga bersaing

Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami di 081321161101 untuk informasi lanjut. email: alkesritel@yahoo.com. website: supplyalkes.blogspot.com.

Supply Alkes, Supplier Alkes Terlengkap dengan harga bersaing

Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami di 081321161101 untuk informasi lanjut. email: alkesritel@yahoo.com. website: supplyalkes.blogspot.com.

Supply Alkes, Supplier Alkes Terlengkap dengan harga bersaing

Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami di 081321161101 untuk informasi lanjut. email: alkesritel@yahoo.com. website: supplyalkes.blogspot.com.

Supply Alkes, Supplier Alkes Terlengkap dengan harga bersaing

Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami di 081321161101 untuk informasi lanjut. email: alkesritel@yahoo.com. website: supplyalkes.blogspot.com.

Penyedia Alat Kesehatan Terlengkap

Kami penyedia jasa supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, medical, mechanical, elektrical, environmental engineering terlengkap dan terpercaya. Kami melayani penjualan retail dan pemesanan khusus.

Untuk informasi lanjut, hubungi kami di
no telp -,
email: alkesritel@yahoo.com
website: alkesritel.blogspot.com.

Showing posts with label Merokok. Show all posts
Showing posts with label Merokok. Show all posts

Monday, June 3, 2013

Hari Tanpa Tembakau Sedunia, momentum berhenti merokok

 Ilustrasi. (FOTO ANTARA/Fahrul Jayadiputra)

Medan (ANTARA News) - Peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia yang diperingati pada tanggal 31 Mei setiap tahunnya, merupakan momentum bagi upaya penyadaran masyarakat akan bahayanya produk tembakau dalam bentuk rokok.

"Terutama bagi para orang tua untuk lebih peduli terhadap anak-anak dari paparan bahaya asap rokok," kata Kordinator Program Tobacco Control Yayasan Pusaka Indonesia OK. Syahputra Harianda di Medan Jumat.


Menurut dia, orang tua yang perokok, seharusnya bisa mengendalikan hasratnya untuk tidak merokok di dalam rumah apalagi di depan anak-anak, tidak menyuruh anaknya untuk membelikan rokok, membatasi dan mendampingi anak dalam menonton siaran televisi utamanya yang disponsori rokok, karena kalau hal ini dilakukan tentu anak-anak akan meniru apa yang sudah dilakukan orang tuanya.


Dari segi dampak rokok, saat ini dampak rokok akan mengakibatkan terjadinya berbagai penyakit seperti kanker, penyakit jantung, penyakit sistem saluran pernapasan, penyakit gangguan reproduksi dan kehamilan.


Hal ini tidak mengherankan karena asap tembakau mengandung lebih dari 4000 bahan kimia toksik dan 43 bahan penyebab kanker


Sebagai lembaga yang peduli terhadap upaya perlindungan anak dan perempuan, Yayasan Pusaka Indonesia telah melakukan langkah-langkah advokasi terkait dengan permasalahan produk tembakau berupa rokok.


UU No.36 tahun 2009 tentang Kesehatan di dalam pasal 115 ayat 1 menjelaskan bahwa pemerintah menerapkan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) antara lain, fasilitas pelayanan kesehatan, tempat proses belajar mengajar, tempat anak bermain, tempat kerja dan tempat umum serta tempat lain yang ditetapkan.


Lebih lanjut dalam ayat 2 dijelaskan pemerintah daerah wajib menetapkan kawasan tanpa rokok di wilayahnya.


Kini lebih dari 43 juta anak Indonesia hidup serumah dengan perokok dan terpapar asap rokok atau sebagai perokok pasif.


Anak-anak yang terpapar asap tembakau berupa rokok akan mengalami pertumbuhan paru yang lambat, lebih mudah terkena bronkhitis dan infeksi saluran pernapasan, infeksi telinga dan asma.


"Kita berharap dengan peringati hari tanpa tembakau sedunia, para perokok untuk sejenak menghentikan kebiasaan merokok pada tanggal 31 Mei ini," katanya.




Sumber Antara




Alat Laboratorium Bandung

Sunday, June 2, 2013

Promosi rokok pengaruhi orang merokok

Jakarta (ANTARA News) - Ketua Komnas Pengendalian Tembakau Prijo Sidipratomo mengatakan perokok terus merokok karena terpengaruh oleh iklan dan promosi gencar rokok dari produsen rokok.

"Promosi rokok itu mempengaruhi masyarakat khususnya generasi muda agar terjerat dalam kebiasaan merokok," ujar Prijo di Jakarta, Kamis.

Pada Januari - Oktober 2007 saja ada 1.350 acara yang disponsori industri rokok dengan rata-rata 135 acara setiap bulan.

"Untuk itu harus dilakukan upaya pengendalian rokok secara komprehensif termasuk pelarangan iklan, promosi, dan sponsor rokok," kata dia.

Hasil penelitian menunjukkan 70 persen anak muda yang melihat iklan rokok terpengaruh untuk merokok.

Ketua Panitia Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2013, Bintarti Soewondo, menyebut iklan rokok sebagai pembodohan dan membohongi masyarakat.

Sementara itu demi langkah konkrit mengendalikan tembakau, Komnas Pengendalian Tembakau memberikan penghargaan penghargaan kepada individu-individu yang berperan dalam mengendalikan rokok, termasuk mereka yang menetapkan peraturan melindungi masyarakat dari bahaya asap rokok.

Penghargaan diberikan kepada Ketua Kaukus Kesehatan DPR-RI sebagai bentuk apresiasi atas kegigihannya di parlemen dalam mengendalikan tembakau dan mantan Gubernur DKI Fauzi Bowo yang telah menertibkan kawasan bebas rokok di ibukota serta peraturan khusus larangan merokok.

Penghargaan juga diberikan kepada Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi yang telah mendorong daerah untuk menertibkan Perda Kawasan Tanpa Rokok, dan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo yang menerapkan Kawasan Dilarang Merokok secara menyeluruh dan terpadu.

Kemudian kepada Chairman dan CEO Lippo Group Mochtar Riady dan James Riady serta CEO Femina Group Svida Alisjahbana atas dukungannya menolak iklan, promosi dan sponsor rokok di media.



Sumber Antara



Alat Laboratorium Bandung

Monday, May 6, 2013

Merokok di Pagi Hari Tingkatkan Risiko Kanker Mulut

Jakarta, Merokok saat ini sudah menjadi kebiasaan yang bisa dilakukan kapan saja, termasuk di pagi hari. Bagi para perokok, ini waktunya untuk berhenti merokok. Sebab penelitian terbaru mengungkapkan bahwa kebiasaan merokok di pagi hari tingkatkan risiko kanker mulut.

Rokok hingga saat ini masih menjadi penyebab terbesar kanker mulut, hingga setengah dari jumlah perokok berkahir dengan meninggal akibat penyakit tersebut. Penelitian ini bisa menjadi peringatan bagi perokok.


Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa orang yang kebiasaan merokok dalam waktu sekitar 5 menit setelah bangun tidur memiliki risiko lebih tinggi terhadap efek negatif tembakau, seperti dikutip dari Female First, Sabtu (27/4/2013).


"Menghilangkan kebiasaan merokok di pagi hari bukanlah sesuatu yang mudah. Namun hasil penelitian ini telah menunjukkan apa efek berbahaya dari kebiasaan tersebut. Diharapkan ini bisa memicu perokok untuk segera berhenti melakukan kebiasaan ini," ujar Dr Nigel Carter OBE, direktur eksekutif British Dental Health Foundation.


Dr Carter menambahkan, saat ini kanker mulut telah menjadi masalah yang sangat nyata di Inggris. Jumlah orang yang meninggal akibat penyakit ini diklaim lebih banyak daripada jumlah orang yang meninggal akibat kecelakaan di jalan raya.


"Membiasakan diri dengan pola makan yang buruk dan munculnya Human papillomavirus (HPV) melalui seks oral, diketahui sebagai faktor risiko lain kanker mulut," lanjut Dr Carter.


Deteksi dini merupakan peran penting dalam perawatan kanker mulut, sehingga penting untuk diketahui tanda-tanda peringatan munculnya penyakit ini.


Gejala tersebut antara lain munculnya sariawan yang tak kunjung sembuh dalam waktu 3 minggu, bercak merah dan putih di mulut, muncul benjolan yang tidak biasa, serta ada pembengkakan di mulut. Disarankan untuk tidak ragu dan segera periksa ke dokter jika muncul gejala tersebut.





Sumber Detik




Alat Kesehatan Bandung