Supply Alkes, Supplier Alkes Terlengkap dengan harga bersaing

Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami di 081321161101 untuk informasi lanjut. email: alkesritel@yahoo.com. website: supplyalkes.blogspot.com.

Supply Alkes, Supplier Alkes Terlengkap dengan harga bersaing

Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami di 081321161101 untuk informasi lanjut. email: alkesritel@yahoo.com. website: supplyalkes.blogspot.com.

Supply Alkes, Supplier Alkes Terlengkap dengan harga bersaing

Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami di 081321161101 untuk informasi lanjut. email: alkesritel@yahoo.com. website: supplyalkes.blogspot.com.

Supply Alkes, Supplier Alkes Terlengkap dengan harga bersaing

Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami di 081321161101 untuk informasi lanjut. email: alkesritel@yahoo.com. website: supplyalkes.blogspot.com.

Supply Alkes, Supplier Alkes Terlengkap dengan harga bersaing

Kami menyediakan supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, elektrik engineering terlengkap dengan harga sangat bersaing. Hubungi kami di 081321161101 untuk informasi lanjut. email: alkesritel@yahoo.com. website: supplyalkes.blogspot.com.

Penyedia Alat Kesehatan Terlengkap

Kami penyedia jasa supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, medical, mechanical, elektrical, environmental engineering terlengkap dan terpercaya. Kami melayani penjualan retail dan pemesanan khusus.

Untuk informasi lanjut, hubungi kami di
no telp -,
email: alkesritel@yahoo.com
website: alkesritel.blogspot.com.

Showing posts with label menurun. Show all posts
Showing posts with label menurun. Show all posts

Friday, July 19, 2013

Kasus flu burung menurun pada Ramadhan

Yogyakarta (ANTARA News) - Kasus flu burung pada unggas di Daerah Istimewa Yogyakarta memasuki bulan Ramadhan cenderung menurun dibanding bulan-bulan sebelumnya.

Kepala Unit Pengendalian Penyakit avian Influenza Dinas Pertanian Daerah Istimewa Yogyakarta Tri Wahana Adiwijaya di Yogyakarta Senin mengatakan, penurunan kasus flu burung antara lain disebabkan menurunnya curah hujan.


"Wabah flu burung memasuki bulan puasa ini kami bisa menyatakan menurun dibanding bulan-bulan sebelumnya, sehingga masyarakat tidak perlu resah," katanya.


Ia menyebutkan hingga 14 Juli 2013 populasi unggas terkena flu burung di DIY hanya berada di Kabupaten Kulon Progo dengan jumlah 3 ekor unggas dari 224 populasi uanggas.Sementara untuk Kabupaten lainnya tidak ditemukan.


"Kasus flu burung yang ditemukan bukan pada peternak, melainkan pada peliharaan rumah tangga," katanya.


Jumlah tersebut, jauh dari kasus flu burung pada Januari 2013 yang ditemukan sebanyak 14 unggas positif flu burung dari 225 populasi unggas.


"Januari cukup banyak (kasus flu burung) sebab curah hujan masih tinggi," katanya.


Kendati demikian, penyebaran wabah flu burung rentan meningkat kembali seiring potensi meningkatnya tren pembelian unggas hidup khususnya ayam di kalangan masyarakt khususnya H-7 Hari Raya Idul Fitri mendatang.


"Jual-beli ayam hidup meningkat menjelang Lebaran. Biasanya rentan menjadi sumber penyebaran virus flu burung," katanya.


Sehingga ia tetap mengimbau kepada masyarakat agar dapat mengurung ayam yang telah dibeli dari pasar. Hal itu, menurut dia, efektif menekan penyebaran virus flu burung.




Sumber Antara




Alat Laboratorium Bandung

Sunday, May 5, 2013

Jumlah kasus malaria positif di Indonesia menurun

Jakarta (ANTARA News) - Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi mengatakan jumlah kasus malaria positif di Indonesia menurun tahun 2012.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, tahun 2012 terdapat sekitar 417 ribu pasien malaria. Tahun sebelumnya, ada 465.764 pasien.

"Di Indonesia angkanya lumayan, tapi penurunannya masih pelan, hanya sekitar 50 ribu," kata Menkes Nafsiah Mboi saat membuka pemutaran perdana film "Mary & Martha" di Erasmus Huis, Jakarta.

Beberapa provinsi di Indonesia masih tinggi tingkat kasus malaria, seperti Papua, Maluku, Nusa Tenggara Barat, Bangka Belitung, Sulawesi Utara, dan Kalimantan Selatan.

Menurutnya, faktor lingkungan di daerah-daerah tersebut yang menyebabkan tingginya kasus malaria. "Kalau bersih, malaria tidak bisa hidup di situ," katanya.

Senada dengan Ketua Penyelenggara Kanisius Kami dari Indonesia Malaria Care Foundation (IMCF) dalam sambutan sebelumnya, Menkes menyatakan perlu kerja sama pemerintah dengan masyarakat untuk menangani malaria di Indonesia.

Sebelumnya, Kanisius Kami menyatakan selain tanggung jawab Kemenkes, pemberantasan malaria juga menjadi tanggung jawab masyarakat secara menyeluruh.

"Ini penyakit yang bisa dicegah, bisa diobati, bisa dieliminasi. Kalau kita kerja sama, kita bisa mengalahkannya," tutur Menkes Nafsiah Mboi.



Sumber Antara



Alat Laboratorium Bandung